and posted in Uncategorized

Bocah laki-laki asal Alabama, Amerika Serikat, yang dikenal sebagai Miracle Baby (Bayi Ajaib) meninggal pada hari Sabtu, 4 Juni 2017 karena kondisi langka yang dideritanya. Eli Thompson lahir pada bulan Maret 2015 dengan kondisi sangat langka yang disebut arnisia bawaan.

Kondisi ini menyebabkan bocah tersebut tidak memiliki hidung eksternal, rongga hidung atau sistem penciuman. Eli termasuk satu dari sekitar 40 orang di dunia yang lahir dengan kondisi arnisia bawaan. Hanya mampu bertahan hidup sampai usia 2 tahun, ia pun meninggal.

Ayah Eli, Jeremy Finch, mengunggah kabar duka atas kematian anaknya pada hari Minggu, 5 Juni lewat akun Facebook miliknya.

Kami kehilangan teman kecil tadi malam. Saya tidak akan pernah bisa mengerti, mengapa ini terjadi. Ini akan sangat menyakitkan untuk jangka waktu yang lama. Tapi saya sangat beruntung memiliki anak yang tampan ini dalam hidup saya, tulis Finch. 

 

 

Jalani trakeostomi

Pada April 2015, ibu Eli, Brandi McGlathery, pernah menceritakan kondisi kesehatan anaknya.

“Dia sama seperti bayi lainnya. Hanya saja dia tidak punya hidung,” ucap Brandi, ditulis dari People, Selasa (6/6/2017). Tanpa hidung sejak lahir, Eli mengalami kesulitan bernapas.

Ketika lahir, Eli sudah menjalani trakeostomi–membuat lubang di saluran udara (trakea) untuk dimasukkan tabung–sehingga ia dapat bernapas saat menyusui.

Dalam perawatan lubang di trakea, orangtuanya harus membersihkan area yang disayat itu setidaknya dua kali sehari.

Leave your Comment