and posted in Uncategorized

Cal Crutchlow mengeluarkan pernyataan sinis terhadap sukses Ducati di MotoGP Italia. Seperti diketahui, di Sirkuit Mugello, pembalap utama Ducati, Andrea Dovizioso sukses meraih podium utama. Sementara pembalap tim satelite Ducati, Danilo Petrucci, yang membela Pramax Racing mendudul posisi ketiga.

Cruthclow, yang membela LCR Honda, menuding, Ducati bisa jadi juara karena mendapat bantuan khusus dari produsen ban MotoGP, Michelin. 

“Saya percaya Michelin membuat ban khusus untuk Ducati pada akhir pekan ini. Tak ada gunanya bagi kami ikut balapan. Lebih baik kami tinggal di rumah karena kami terus menghadapi masalah ban depan sepanjang akhir pekan,” kata Crutchlow seperti dikutip dari Motorsport.

Cal Crutchlow mengatakan seluruh pebalap Honda, baik dari tim pabrikan maupun satelit, mengalami masalah ban depan. Pebalap asal Inggris itu mengklaim problem ban depan tersebut sebagai penyebab utama Honda kesulitan di MotoGP Italia.

“Kami bisa mengatur situasi sulit ini dengan cukup baik karena sepanjang akhir pekan kami sangat menderita dengan ban depan. Ban depan ini terlalu lunak untuk Dani (Pedrosa). Jika ban depan paling keras saja terlalu lunak untuk Dani, bagaimana dengan saya, Marc (Marquez), dan Jack (Miller)?” ujar Crutchlow.

Marquez menjadi pembalap Honda dengan hasil terbaik di Mugello. Sang juara dunia bertahan itu finis di posisi keenam berselisih 5,802 detik dengan sang pemenang, Andrea Dovizioso (Ducati).

Sementara itu, Cal Crutchlow mesti menelan pil pahit pada MotoGP Italia. Dia diseruduk Dani Pedrosa saat berada di posisi ke-11 pada lap terakhir sehingga keduanya gagal finis.

(Artikel ini ditulis Oka Akhsan/Bola.com)

Leave your Comment