Category Archives: Liputan Diaspora VOA

Home »  Liputan Diaspora VOA

mallbet
Comments Off on Diah Darmawaty: Muslimah Indonesia Ahli Interior Pesawat

Kali ini kami ajak anda untuk menilik sosok ada sekitar 30 diaspora Indonesia yang bekerja di perusahaan dirgantara Boeing di Everett, negara bagian Washington. Dan salah satunya adalah seorang muslimah yakni Diah Darmawaty. Diah adalah salah satu tenaga ahli interior pesawat.

mallbet
Comments Off on Metrini Simatupang, Nuansa Tapanuli untuk Milenial Amerika

Berawal dari gaun yang dikenakan oleh wakil Indonesia pada ajang pemilihan Miss Grand International, Metrini Simatupang semakin bertekad mengusung budaya Tapanuli dalam busana-busana rancangannya. Label “Batax”, yang tampil dalam NYFW tahun ini, membidik pangsa generasi Milenial Amerika.

mallbet
Comments Off on Le Sanctuaire: Toko Rempah-Rempah Berkualitas Tinggi di San Francisco Milik Diaspora Indonesia

Dari namanya, Le Sanctuaire, toko ini memang dimaksudkan sebagai ‘surga’ bagi para chef yang mencari bumbu dan rempah berkualitas untuk meningkatkan cita rasa masakan mereka. Toko ini didirikan oleh Fany Setiyo dan keluarganya pada tahun 2003 di Santa Monica, California.

mallbet
Comments Off on Melanie Maras, Standup Comic Indonesia di Los Angeles

Standup comic Indonesia di Los Angeles, Amerika, Melanie menjadi semi finalis Laugh Factory’s Funniest Person in the World Competition 2016 di Helsinki, Finlandia. Melanie berdarah campuran Indonesia-Amerika dan dalam humornya ia sering bercerita tentang masa kecilnya tinggal di Indonesia.

mallbet
Comments Off on Gowes Food Truck di Los Angeles

Di Los Angeles California, banyak food truck yang menjual makanan halal, namun khsus yang menjual makanan Indonesia hanya satu,”Gowes Food Truck” . Untuk memenuhi selera konsumen, Gowes Food Truck tidak hanya menawarkan masakan Indonesia, tetapi juga masakan Meksiko.

mallbet
Comments Off on Martin Chandrawinata: Diaspora Indonesia dalam Proyek Pembangunan Jembatan Bay Bridge

Sejak kecil Martin Chandrawinata memang sudah bercita-cita menjadi seorang insinyur sipil. Setelah melihat “Golden Gate Bridge”, jembatan ikonik di San Francisco, ia pun bermimpi suatu hari kelak dapat membangun sebuah jembatan. Cita-citanya tercapai setelah lulus program pasca sarjana dari Universitas California di Berkeley. Ia diterima bekerja di proyek pembangunan perpanjangan jembatan “Bay Bridge”, jembatan ikonik lainnya yang menghubungkan kota San Francisco dengan Oakland. CG: MARTIN CHANDRAWINATA/ Insinyur Teknik Sipil 

mallbet
Comments Off on Lian Gouw: Penulis Novel Sejarah di San Mateo, San Francisco

Meninggalkan Indonesia lebih dari 35 tahun yang lalu, Lian Gouw, kini mencoba kembali ke akarnya dengan menuliskan sebuah novel sejarah, berjudul “Only A Girl”. Lahir dan besar di Indonesia, bahasa ibu yang dipelajari Lian adalah bahasa Belanda. Ia baru mulai belajar bahasa Indonesia tahun 2011, saat novelnya diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia berjudul “Menantang Phoenix”. Kini ia juga memiliki penerbitan, “Dalang Publishing” yang menerjemahkan novel-novel sejarah budaya Indonesia ke dalam bahasa Inggris. LIAN GOUW: 1. Lian Gouw/Penulis Novel & Penerbit

mallbet
Comments Off on Keluarga Muslim Indonesia di West Van Lear, Kentucky

Di kota kecil West Van Lear, negara bagian Kentucky, keluarga pasangan Agus Sofyan dan Gina Rosita, adalah satu-satunya keluarga Indonesia yang tinggal disana. Namun pasangan yang bekerja di Big Sandy Community & Technical College ini, mengaku kerasan menjadikan kota ini sebagai rumah mereka setelah hijrah dari Indonesia. Sebagai minoritas Muslim, mereka pun tidak menemukan hambatan ataupun kesulitan dalam menjalankan ibadah. Bagi mereka, kuncinya adalah membuka diri kepada komunitas setempat, siap berbagi dan tak hanya selalu menuntut. CG: 1. GINA ROSITA/Dosen, Koordinator Bimbingan Matematika, Big Sandy Community College & Technical College 2. AGUS SOFYAN/Dosen Biologi, Big Sandy Community & Technical College

mallbet
Comments Off on Banana Cottage: Dompet dan Tas Buatan Diaspora Indonesia di Petaluma, California

Awalnya, Murwati Dwaileebe hanya sekedar menyalurkan hobi, membuat dompet dan tas untuk teman-temannya. Diberi label “Banana Cottage”, kini dompet dan tas cantik yang dibuat sendiri oleh Ati, juga dapat ditemui di toko-toko, tak hanya di California tapi juga diberbagai negara bagian lain di Amerika. Powered by WPeMatico